Panduan Mudah memasang KWH Meter

Beberapa waktu lalu ada seorang siswa private saya bertanya, apakah kita manusia biasa ini dibolehkan memasang KWH meter sendiri? Pertanyaannya yang sedikit antagonis itu tentu saja saya artikan begini “Apakah pelanggan dibolehkan memasang sendiri KWH meter listrik dirumahnya?”, jawabannya tentu saja tidak dibolehkan, karena memasang KWH meter tersebut merupakan kewenangan petugas resmi PLN, catat ya !! PETUGAS RESMI PLN bukan biro listrik ataupun CALO-nya.

Mengapa pemasangan KWH meter merupakan kewenangan PLN? Karena disanalah letaknya tanggung jawab besar PLN kepada pelanggannya, kesalahan memasang KWH meter bisa sangat fatal akibatnya, oleh karena itu pabila anda menemukan yang memasang KWH meter dirumah baru anda bukan petugas PLN resmi, sebaiknya usir saja dia atau laporkan segera ke PLN terdekat atau ke pos polisi terdekat, modus pencurian arus listrik kebanyakan bermula dari pemasangan KWH meter ini, lalu jika pemasangan KWH meter merupakan kewenangan mutlak PLN, mengapa pula kita membahas panduan cara mudah pemasangan KWH meter pada artikel kali ini?

Nah disitu letaknya, karena artikel ini ditujukan untuk anda yang sedang atau ingin melamar kerja ke PLN, jadi jika anda sedang dalam tahap melamar kerja artikel ini perlu anda baca, sebelum anda melaksanakan ujian praktek ditempat anda melamar kerja.

Baiklah untuk tidak berpanjang-panjang sekarang kita FOKUS saja kepada tujuan inti, sebelum kita lanjutkan ada beberapa hal yang perlu kita bagi agar anda bisa memahaminya dengan mudah.

1. Arus listrik masuk, dari tiang TR atau tiang utama listrik yang menuju kerumah anda kita beri symbol dengan (TR input)

2. Arus listrik keluar, yakni arus setelah KWH meter dipasang kita beri symbol (TR aoutput).

Simak gambar dibawah ini.

TR Input dan TR Output
(Gambar : TR Input dan TR Output)

Pada arus input TR ada dua kabel yakni positif dan negatif yang merupakan sebagai arus masuk, sedangkan arde (pembumian) dibuat disamping atau berdekatan jaraknya dengan KWH meter, untuk arde ini jangan sampai anda lupakan, sebagai pengaman pertama arus listrik dari gangguan petir.

Paling penting diingat, kawat Arde tidak dipasang pada KWH meter/ meteran listrik, karena sifatnya untuk pembumian, maka dengan demikian kawat arde langsung ditancapkan bersama besi kedalam tanah setelah sebelumnya dipasangkan/dililitkan pada besi, untuk cara penyambungan kawat arde pada besi pembumian, bisa digunakan teknik penyambungan seperti pada penyambungan kabel, silahkan baca disini [Cara penyambungan kabel] untuk anda yang ingin memasang kawat arde ke besi pembumian.

Bagi sahabat pembaca yang ingin mengetahui rahasia mengakali KWH meter agar pembayaran listriknya murah, silahkan simak rahasianya pada artikel kami dibawah ini.

[Ini dia, rahasia saya bagaimana membuat tagihan listrik rumah super murah]

Jadi ingat kawat arde hanya dipasang pada besi pembumian, tidak dipasang pada instalasi KWH meter, pada beberapa pengamatan di lapangan ada juga saya lihat petugas (entah biro calo entah petugas resmi PLN), yang memasang kawat arde pada KWH meter, posisinya tepat di baut tengah (untuk lebih mudahnya simak gambar paling bawah, "Pemasangan KWH meter listrik pulsa"), namun saya tidak mengerti apa fungsinya, ilmu dasar yang saya peroleh tentang KWH meter, kabel arde lebih besar fungsinya jika langsung ditancapkan ke dalam bumi sebagai bagian pengaman instalasi listrik bangunan.

Pada KWH meter terdapat empat buah sekrup utama input kabel, disinilah nantinya akan dipasang arus TR input dan arus TR output, cara pemasangannya bisa anda lihat pada gambar dibawah ini.

Panduan memasang KWH Meter Listrik
(Gambar : Panduan memasang KWH Meter Listrik)

Jadi pemasangannya haruslah saling silang, kabel positif (TR Input) dimasukkan ke sekrup C, sedangkan kabel negative (TR Input) dimasukkan ke sekrup A, untuk pengaturan pada (TR Output) kabel positif (TR Output) dimasukkan ke sekrup B, sedangkan kabel negative (TR Output) dipasang pada sekrup D , agar arus input dan output tetap stabil, setelah kabel pada KWH meter terpasang dengan benar maka berikutnya baru dipasang MCB sebagai penstabilnya.

Karena pada setiap KWH meter terdapat MCB pengaman, maka kabel fase yang akan disambung dari KWH meter ke instalasi listrik bangunan, dipasang tepat dibawah KWH meter, agar lebih mudah dipahami silahkan simak gambar dibawah ini.

Cara memasang KWH meter listrik prabayar
(Gambar : Cara memasang KWH meter listrik prabayar)
Nah sahabat installer cukup mudah to, cara memasang KWH meter listrik PLN, sampai jumpa pada pembahasan selanjutnya, selamat mencoba, salam.

Baca juga artikel seputar listrik dibawah ini.

6 Responses to "Panduan Mudah memasang KWH Meter"

  1. kalau ada mahasiswa tinggal di kost tertentu perkamar-kamar tapi mau pasang sendiri kilo meter di kamarnya apa bisa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Barangkali bisa saja Mbak, karena sampai sekarang PLN kan tidak mengeluarkan larangan untuk penyambungan listrik baru, tinggal mbaknya ajukan permohonan ke PLN, dan yang pasti tentunya harus ada penanggung jawab, apalagi kost-kostan pada umumnya bukanlah penghuni tetap.

      Delete
  2. mas saya baru pasang meteran listrik pintar dari kwh nya ga ada kabel buat arde.trus dari bok mcb ada tiga kabel yaitu hitam biru sama kuning.sedang kan orang pln cuma nyambungin kabel dua jalur aja yaitu hitam sama biru klo yang warna kuning cuma di ttup isolasi aja tlong mas info nya soal saya pasang instalasi sendiri

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hallo mas Abdul, biasanya dalam kode standar kelistrikan kabel warna kuning itu adalah arde, jadi kalau petugas PLN nya hanya memberi isolasi pada kabel warna kuning itu artinya anda bisa menyambungnya dengan kabel arde yang sudah dipasanga pada instalasi listrik rumah, oh ya jangan lupa jika ingin memasang kabel ardenya jangan lupa disambungkan dengan kawat arde yang ditanam di tanah, jika masih bingung silahkan tanyakan lagi disini, semoga penjelasan saya bisa membantu. terima kasih

      Delete
  3. mas saya baru pasang meteran listrik pulsa dari kwh meter nya ga ada kabel buat arde.trus dari bok mcb ada tiga kabel hitam biru sama kuning sama orang pln cuma nyambungin dua kabel aja hitam sama biru sedang kan yang warna kuning cuma di ttup isolasi aja mas.mhon info mas trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pada KWH listrik pulsa memang tidak ada petunjuk untuk kabel untuk arde, namun biasanya pada jenis KWH pulsa tertentu ada kedudukan kabel untuk arde posisinya tepat ditengah-tengah, jadi jika ada kabel arde tinggal dipasang pada kedudukan baut tengah KWH meter, INGAT hanya pada jenis KWH listrik pulsa tertentu, misalnya seperti pada gambar yang terdapat pada artikel diatas, selaind ari itu hal ini sesungguhnya tidak terlalu signifikan, karena kabel arde itu prinsipnya untuk mengamankan tegangan listrik dari petir khususnya pada saat terjadi interaksi antara perangkat elektronik dengan tegangan listrik, jadi yang berhubungan dengan arde listrik paling penting itu adalah menghubungkannya dengan kawat dan dibenamkan kedalam perut bumi, mengenai arde lisrik ini untuk lebih mudahnya silahkan anda simak pada link artikel kami dibawah ini.

      https://panduan-listrik.blogspot.co.id/2016/08/cara-pemasangan-arde-atau-pembumian.html

      jika masih bingung jangan sungkan untuk bertanya, semoga penjelasan ini membantu, terima kasih.

      Delete